Beranda / Tips & Hacks / Daftar Barang di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang

Daftar Barang di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang

Daftar Barang di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang

Setiap traveler pasti pernah bertanya-tanya saat turun dari pesawat: barang apa saja yang boleh dibawa pulang tanpa melanggar aturan? Pertanyaan ini muncul karena banyak maskapai menyediakan fasilitas gratis selama penerbangan, mulai dari amenity kit hingga makanan ringan. Mengetahui barang di pesawat yang boleh dibawa pulang membantu Anda menghindari kesalahpahaman dengan awak kabin sekaligus mendapatkan souvenir berguna.

Aturan ini umumnya berlaku secara global, meski ada variasi antar maskapai. Maskapai premium seperti Emirates, Qatar Airways, atau Garuda Indonesia sering memberikan item berkualitas tinggi yang memang dirancang untuk dibawa pulang. Namun, barang keselamatan seperti jaket pelampung tetap dilarang. Artikel ini menyajikan daftar lengkap berdasarkan kebijakan terkini hingga 2026, termasuk perbedaan kelas kabin dan tips praktis.

Anda bisa mengoleksi item kecil yang meningkatkan kenyamanan perjalanan berikutnya. Simak penjelasan detailnya di bawah ini.

Amenity Kit: Sumber Utama Souvenir Pesawat

Amenity kit menjadi sumber souvenir paling populer. Tas kecil ini berisi perlengkapan pribadi yang disediakan khusus untuk penumpang, terutama pada penerbangan jarak jauh. Maskapai menganggapnya sebagai hadiah, sehingga semua isinya boleh Anda bawa pulang.

Masker Mata (Eye Mask)

Masker mata membantu tidur nyenyak di tengah cahaya kabin. Item ini biasanya terbuat dari kain lembut dan sekali pakai. Qatar Airways dan Emirates bahkan menyertakan desain premium dari brand seperti Diptyque pada 2025-2026. Anda bebas membawanya karena maskapai tidak akan mendaur ulangnya.

Kaus Kaki Khusus Penerbangan

Kaus kaki tebal dengan grip anti-slip menjaga kaki tetap hangat. Hampir semua maskapai long-haul membagikannya. Garuda Indonesia dan Singapore Airlines menyediakan kaus kaki berkualitas yang nyaman digunakan di rumah. Item ini higienis dan dirancang untuk sekali pakai.

Earplug atau Penyumbat Telinga

Earplug meredam suara mesin pesawat yang bising. Biasanya terbuat dari foam lembut dan dikemas individual. Anda boleh membawanya pulang karena sudah kontak langsung dengan telinga. Beberapa maskapai premium menambahkan earplug bermerek.

Hand Sanitizer dan Tisu Basah

Sejak pandemi, hand sanitizer menjadi standar amenity kit. Botol kecil ini berguna untuk kebersihan tangan. Maskapai seperti Cathay Pacific dan ANA terus menyediakannya hingga 2026. Tisu basah antiseptik juga boleh dibawa karena termasuk item higienis pribadi.

Pouch Bag atau Tas Amenity Kit

Tas itu sendiri sering menjadi barang paling berharga. Desainnya stylish dan reusable. Emirates menggunakan bahan ramah lingkungan, sementara Garuda Indonesia menawarkan pouch dengan motif batik. Tas ini ideal untuk menyimpan kosmetik saat traveling.

Fasilitas Premium yang Boleh Diambil

Penumpang kelas bisnis atau first class mendapatkan待遇 lebih mewah. Beberapa item eksklusif memang disediakan sebagai take-home gift.

Piyama atau Loungewear

Maskapai seperti Emirates dan Qatar Airways membagikan piyama nyaman untuk penerbangan malam. Bahan katun lembut membuatnya terasa seperti hadiah. Pada 2026, Emirates masih menyertakan drawstring pouch khusus agar mudah dibawa pulang.

Sandal atau Slippers

Sandal ringan membantu berjalan di kabin tanpa sepatu. Biasanya terbuat dari bahan empuk dan sekali pakai. Singapore Airlines dan Garuda Indonesia di kelas premium membolehkan penumpang membawanya sebagai souvenir higienis.

Produk Skincare dan Dental Kit

Amenity kit premium sering berisi lip balm, lotion, atau dental kit dari brand ternama. Qatar Airways berkolaborasi dengan Diptyque, sementara ANA menggunakan produk lokal Jepang. Semua item ini boleh dibawa karena dikemas untuk penggunaan pribadi.

Barang Lain yang Diizinkan Dibawa Pulang

Selain amenity kit, beberapa fasilitas standar juga boleh Anda ambil.

Majalah dan Koran Inflight

Majalah onboard seperti Hemisphere (United) atau Sawasdee (Thai Airways) gratis dibawa pulang. Koleksinya cocok untuk bacaan santai di rumah. Pastikan edisi terbaru untuk konten aktual.

Sisa Makanan dan Minuman

Snack atau makanan yang belum dibuka boleh dibawa turun. Botol air mineral sealed juga diizinkan. Namun, perhatikan aturan bea cukai tujuan, terutama untuk produk hewani.

Kantong Muntah (Unused)

Kantong muntah di seat pocket boleh diambil jika belum digunakan. Item ini praktis untuk cadangan saat perjalanan darat.

Headphone Sekali Pakai

Headphone ekonomi class biasanya boleh dibawa. Maskapai low-cost sering menggunakan model disposable. Di premium class, headphone noise-cancelling harus dikembalikan.

Barang di Pesawat yang Tidak Boleh Dibawa Pulang

Tidak semua barang gratis boleh diambil. Beberapa termasuk aset maskapai atau peralatan keselamatan.

Selimut dan bantal standar harus dikembalikan karena didaur ulang. Hanya versi disposable yang boleh dibawa. Jaket pelampung, masker oksigen, dan demonstrasi safety dilarang ketat—bisa berujung hukuman serius.

Alat makan logam di first class tetap milik maskapai. Sendok/garpu plastik sekali pakai boleh, tapi logam harus ditinggalkan.

Barang keselamatan lain seperti ekstinguisher atau manual safety tidak boleh disentuh.

Perbedaan Aturan Berdasarkan Maskapai dan Kelas

Aturan bervariasi antar maskapai. Garuda Indonesia fokus pada amenity kit business class dengan elemen budaya lokal. Emirates dan Qatar Airways lebih generous di semua kelas, termasuk skincare premium di ekonomi pada rute tertentu.

Di kelas ekonomi, souvenir terbatas pada basic kit. Business dan first class menawarkan piyama, sandal, hingga parfum sample. Maskapai low-cost seperti AirAsia jarang memberikan amenity kit gratis.

Pada 2026, tren sustainability membuat pouch reusable semakin populer. Beberapa maskapai mengganti plastik dengan bahan daur ulang.

Tips Aman Membawa Souvenir dari Pesawat

Tanyakan langsung ke awak kabin jika ragu. Mereka biasanya ramah menjelaskan kebijakan.

Pastikan makanan/minuman lolos bea cukai. Hindari produk segar atau daging di rute internasional.

Simpan item di bagasi kabin agar tidak hilang. Gunakan pouch untuk organisasi.

Kumpulkan dari berbagai maskapai untuk koleksi unik. Amenity kit limited edition sering bernilai tinggi di komunitas traveler.

Jangan berlebihan—ambil secukupnya agar tetap etis.

Mengetahui barang di pesawat yang boleh dibawa pulang membuat perjalanan lebih menyenangkan. Anda mendapatkan souvenir gratis yang praktis tanpa risiko. Selalu prioritaskan keselamatan dan hormati aturan maskapai. Selamat terbang, dan nikmati koleksi amenity kit Anda di perjalanan berikutnya!

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *