Beranda / Selebriti / Alasan Artis Indonesia Ramai-Ramai Vakum dari TV dan Fokus ke Bisnis Online

Alasan Artis Indonesia Ramai-Ramai Vakum dari TV dan Fokus ke Bisnis Online

Alasan Artis Indonesia Ramai-Ramai Vakum dari TV dan Fokus ke Bisnis Online

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa banyak artis Indonesia bisnis online semakin ramai dibicarakan belakangan ini? Dulu, layar kaca penuh dengan wajah-wajah familiar dari sinetron, acara variety show, hingga iklan TV. Tapi sekarang, nama-nama seperti Alice Norin atau Nassar lebih sering muncul di feed Instagram atau live TikTok sambil mempromosikan produk mereka sendiri. Fenomena ini bukan sekadar tren sementara, tapi pergeseran besar di industri hiburan Tanah Air.

Bayangkan saja, sebagai penggemar selebriti, kamu pasti kecewa saat idola favorit jarang tampil di TV. Atau sebagai pelaku UMKM, kamu penasaran bagaimana mereka bisa sukses berjualan online meski tanpa latar belakang bisnis formal. Masalahnya, industri TV semakin ketat dengan persaingan ketat, biaya produksi tinggi, dan penonton yang beralih ke platform digital. Di sisi lain, bisnis online menawarkan peluang emas dengan pertumbuhan e-commerce Indonesia yang mencapai 30,5% pada 2024, menurut laporan eCBD.

Artikel ini akan mengupas tuntas alasan di balik keputusan para artis vakum dari TV dan beralih ke bisnis artis online. Kita akan bahas data faktual, studi kasus nyata, serta tips yang bisa kamu terapkan jika ingin ikut terjun ke dunia UMKM selebriti. Siap-siap, karena setelah membaca ini, kamu mungkin terinspirasi untuk mulai selebriti jualan online versi dirimu sendiri. Yuk, lanjut baca untuk temukan jawabannya!

Daftar Isi

  • Apa Itu Fenomena Artis Indonesia Beralih ke Bisnis Online?
  • Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Industri Hiburan
  • Keuntungan Finansial dari Bisnis Online
  • Fleksibilitas dan Kendali atas Karir
  • Tren Digital dan Media Sosial
  • Studi Kasus Artis Sukses di Bisnis Online
  • Tantangan dan Risiko yang Dihadapi
  • FAQ
  • Penutup

Apa Itu Fenomena Artis Indonesia Beralih ke Bisnis Online?

Fenomena artis Indonesia bisnis online merujuk pada tren di mana para selebriti Tanah Air meninggalkan atau mengurangi aktivitas di televisi untuk fokus pada usaha digital. Ini bukan hanya soal jualan barang, tapi membangun ekosistem bisnis melalui e-commerce, affiliate marketing, dan konten kreator.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah usaha e-commerce di Indonesia mencapai 4,4 juta unit pada 2024, naik 15% dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan betapa besarnya potensi pasar online, yang membuat para artis melihat peluang baru di luar layar kaca.

Konsep dasarnya sederhana: artis memanfaatkan popularitas mereka untuk membangun brand pribadi. Misalnya, dari sekadar endorse, mereka beralih ke produk sendiri seperti kosmetik, fashion, atau makanan. Tren ini semakin kuat pasca-pandemi, di mana TV kehilangan penonton karena orang lebih banyak streaming online.

Secara historis, pergeseran ini dimulai sekitar 2010-an dengan kemunculan startup seperti yang dirintis Christian Sugiono. Kini, di era AI Overviews Google 2025-2026, konten yang helpful dan people-first seperti ini semakin diutamakan, membuat bisnis online artis lebih mudah ditemukan di pencarian.

Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Industri Hiburan

Pandemi COVID-19 menjadi katalis utama bagi banyak artis vakum TV dan beralih ke bisnis online. Saat lockdown, produksi hiburan terhenti, meninggalkan ribuan pekerja seni tanpa penghasilan tetap.

Penurunan Produksi Sinetron dan Acara TV

Industri TV Indonesia mengalami pukulan berat. Menurut laporan, produksi sinetron turun hingga 70% pada 2020-2021 karena pembatasan sosial. Banyak stasiun TV memangkas anggaran, membuat kontrak artis tidak diperpanjang.

Akibatnya, selebriti seperti Sultan Djorghi memilih vakum dan fokus ke usaha kuliner online. Ini bukan pilihan, tapi keharusan untuk bertahan.

Peluang Bisnis Online yang Meningkat

Sementara TV meredup, e-commerce meledak. Nilai transaksi e-commerce Indonesia naik 17% menjadi Rp487 triliun pada 2024. Artis melihat ini sebagai jalan keluar, mulai dari jualan via Instagram hingga live streaming di TikTok.

Contohnya, Nassar Sungkar membuka usaha di tengah pandemi dan sukses. Pertumbuhan ini diprediksi terus naik hingga 2026, sesuai tren AI yang memudahkan pencarian produk.

Contoh Artis yang Terpengaruh

Banyak kasus nyata. Christy Jusung vakum 8 tahun untuk berbisnis sebelum comeback. Begitu juga Alia Rosa yang pindah ke bisnis internet. Mereka membuktikan bahwa pandemi bukan akhir, tapi awal era baru UMKM selebriti.

Jika kamu pelaku UMKM, coba terapkan strategi serupa: mulai kecil dengan media sosial.

Keuntungan Finansial dari Bisnis Online

Salah satu alasan utama artis Indonesia bisnis online adalah potensi cuan yang lebih besar dan stabil dibanding honor TV yang fluktuatif.

Pendapatan Lebih Stabil

Honor sinetron bisa mencapai puluhan juta per episode, tapi kontrak tak pasti. Bisnis online memberikan passive income melalui penjualan berkelanjutan.

Data Statista menunjukkan jumlah pengguna e-commerce Indonesia mencapai ratusan juta pada 2025. Artis seperti Amanda Manopo merintis bisnis sejak usia 14 dan kini mandiri.

Diversifikasi Sumber Penghasilan

Tak bergantung satu sumber. Artis bisa gabungkan endorse, affiliate, dan produk sendiri. Cinta Laura punya 7 bisnis tanpa gimmick, termasuk online.

Ini mirip strategi investasi: jangan taruh semua telur di satu keranjang.

Potensi Pendapatan Tinggi dari E-commerce

Dengan followers jutaan, konversi penjualan tinggi. Misalnya, live streaming bisa hasilkan ratusan juta dalam satu sesi. Tren ini didukung pertumbuhan 30,5% e-commerce Indonesia 2024.

Inilah mengapa bisnis artis online begitu menggiurkan.

Fleksibilitas dan Kendali atas Karir

Vakum dari TV berarti bebas dari jadwal melelahkan. Bisnis online memberikan kontrol penuh atas waktu dan konten.

Bebas dari Jadwal Syuting yang Ketat

Syuting sinetron bisa 18 jam sehari. Kini, artis seperti Natalie Sarah bangun bisnis dekorasi interior dari rumah. Ini memungkinkan work-life balance lebih baik.

Membangun Brand Pribadi

Artis jadi bos sendiri. Alice Norin dengan 8wood.id sukses sejak 2013. Brand ini tak tergantung produser TV.

Interaksi Langsung dengan Penggemar

Melalui komentar dan live, hubungan lebih dekat. Ini tingkatkan loyalitas, seperti yang dilakukan Deddy Corbuzier di startup-nya.

Coba bayangkan, sebagai penggemar, kamu bisa chat langsung dengan idola saat belanja.

Tren Digital dan Media Sosial

Era digital mendorong selebriti jualan online. Penonton TV beralih ke YouTube dan TikTok, membuat artis ikut migrasi.

Peran TikTok, Instagram, dan YouTube

Platform ini jadi toko virtual. Banyak artis jadi YouTuber karena cuan lebih besar. Raffi Ahmad contohnya, kanalnya hasilkan miliaran.

Live Streaming dan Affiliate Marketing

Fenomena live jualan marak. Artis seperti Aurel Hermansyah sukses dengan Aurelloly Cosmetics via digital.

Affiliate beri komisi tanpa stok barang.

Kolaborasi dengan Platform E-commerce

Kerja sama dengan Shopee atau Tokopedia tingkatkan visibilitas. Data BPS: transaksi e-commerce Rp487 triliun 2024.

Ini strategi pintar untuk artis vakum TV.

Studi Kasus Artis Sukses di Bisnis Online

Mari lihat contoh nyata bagaimana bisnis artis online berjalan.

Alice Norin dan 8wood.id

Alice vakum dari peran antagonis untuk fokus e-commerce fashion sejak 2013. Omzetnya mencapai miliaran, berkat strategi digital marketing.

Amanda Manopo: Mulai dari Body Lotion

Sejak 14 tahun, Amanda ciptakan produk kecantikan sendiri. Kini, bisnisnya ekspansi online, inspirasi bagi UMKM muda.

Nassar Sungkar: Usaha di Tengah Pandemi

Nassar buka bisnis makanan online, sukses meski tanpa pengalaman. Ini bukti UMKM selebriti bisa lahir dari krisis.

Cinta Laura: 7 Bisnis Digital

Dari model ke entrepreneur, Cinta punya lini fashion dan kosmetik online tanpa gimmick. Inovasinya kunci sukses.

Ini kasus-kasus yang bisa kamu pelajari.

Tantangan dan Risiko yang Dihadapi

Meski menggiurkan, artis Indonesia bisnis online bukan tanpa hambatan.

Persaingan Ketat di Dunia Online

Pasar e-commerce ramai. Artis harus bersaing dengan UMKM biasa. Solusinya: konten unik dan SEO optimal.

Manajemen Bisnis yang Kompleks

Banyak artis gagal karena tak paham operasional. Contoh, butuh tim untuk logistik dan marketing.

Isu Hukum dan Regulasi

Regulasi pajak e-commerce ketat. Pastikan compliance, seperti laporan ke BPS.

Jika kamu ingin mulai, pelajari dulu aturan dari situs resmi seperti pajak.go.id.

Yuk, share pengalamanmu di komentar jika pernah coba bisnis online!

FAQ

Mengapa banyak artis Indonesia vakum dari TV dan mulai bisnis online?

Banyak alasan, mulai dari pandemi yang hentikan produksi TV hingga peluang cuan besar di e-commerce. Data BPS tunjukkan transaksi online naik 17% pada 2024, membuat bisnis lebih stabil. Artis seperti Alice Norin sukses karena fleksibilitas ini.

Apa saja contoh bisnis artis Indonesia yang sukses secara online?

Contohnya 8wood.id milik Alice Norin (fashion), Aurelloly Cosmetics Aurel Hermansyah (kecantikan), dan usaha kuliner Nassar. Mereka manfaatkan media sosial untuk jualan, hasilkan pendapatan jutaan per bulan.

Bagaimana cara artis vakum TV membangun UMKM selebriti mereka?

Mereka mulai dengan brand pribadi, kolaborasi platform seperti TikTok Shop, dan live streaming. Penting punya strategi SEO dan konten engaging untuk tarik pembeli.

Berapa potensi pendapatan dari selebriti jualan online di Indonesia?

Potensinya tinggi, dengan GMV e-commerce Rp487 triliun 2024. Artis dengan followers jutaan bisa dapat komisi affiliate hingga ratusan juta per sesi live.

Apa risiko bisnis online bagi artis Indonesia?

Risiko termasuk persaingan ketat, manajemen stok, dan isu pajak. Tapi dengan perencanaan baik, seperti diversifikasi produk, bisa diminimalisir.

Kapan tren artis Indonesia bisnis online mulai marak?

Mulai marak pasca-2010-an, tapi meledak saat pandemi 2020. Prediksi hingga 2026, dengan AI Overviews Google, tren ini akan terus tumbuh.

Siapa artis yang paling sukses di bisnis online?

Salah satunya Cinta Laura dengan 7 bisnis, termasuk fashion digital. Suksesnya karena inovasi dan relasi luas.

Bagaimana pelaku UMKM bisa ikuti jejak bisnis artis online?

Mulai dengan platform gratis seperti Instagram, pelajari SEO, dan bangun komunitas. Inspirasi dari kasus Aurel: konsisten dan pahami target audiens.

Penutup

Fenomena artis Indonesia bisnis online membuktikan bahwa era digital membuka pintu baru bagi siapa saja, termasuk selebriti yang vakum dari TV. Dari dampak pandemi hingga keuntungan finansial, alasan mereka beralih jelas: stabilitas, fleksibilitas, dan potensi tak terbatas. Studi kasus seperti Alice Norin atau Nassar menunjukkan bahwa dengan strategi tepat, bisnis artis bisa jadi inspirasi bagi penggemar dan pelaku UMKM.

Ingat, sukses tak datang instan. Mulai dari kecil, manfaatkan data seperti dari BPS, dan fokus pada konten helpful. Jika kamu penggemar gosip atau ingin mulai selebriti jualan online, sekarang saatnya action!

Yuk, bagikan artikel ini ke temanmu atau mulai bisnis onlinemu sendiri. Kunjungi situs BPS untuk data e-commerce atau Statista untuk tren global. Tertarik belajar lebih? Cek juga Kementerian Perdagangan Indonesia untuk tips UMKM.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *